Pelawak Cici Tegal yang bernama asli Wahyuningsih mengibaratkan dirinya seperti orang yang ketiban duren terkait kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) di Pusat Penanggulangan Krisis Kementrian Kesehatan (dulu Departemen Kesehatan).
”Ibaratnya saya ini ketiban duren, duren itu kan emang enak, tapi banyak durinya, jadi rasanya enak tapi kepalanya bocor,” katanya kepada Wahyu, reporter kasakusuk, (21/02)
Kasus ini bermula ketika Cici menggelar konser musik religi pada 10 Februari 2008 silam. Ketika itu Cici menjadi ketua penyelanggara. Ia mengaku menerima sumbangan dari Kemenkes Rp500 juta, dari hasil mengirimkan proposal.
Tapi Cici tidak tahu asal muasal uang Rp 500 Juta tersebut, belakangan ia baru tahu kalau uang tersebut berasal dari hasil korupsi. ”Sebelumya saya tidak tahu. Ternyata asal muaslanya dana tersebut dari korupsi. Siapa yang korupsi? saya pun tidak tahu,” tambahnya.
Diakui cici, uang tersebut digunakan untuk keperluan konser. ”Dana itu aku pakai buat biaya konser, untuk latihan artis, bayar artis, tv, musisi dan penari,” jelasnya.
Sebelumnya, Cici mengatakan sudah empat kali dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kapasitas sebagai saks soal kasus tersebut. (tim swc/Iyan)
http://is.gd/eIsvnC