Despicable Me, Gru Mencuri Bulan, Gru Mencari Cinta


Jakarta, Kasakusuk.com

Film-film 3 D terus bermunculan. Dan saya tak pernah bosan menikmati visual yang memanjakan pupil mata ini. Dan film incaran saya adalah Despicable Me. Film garapan Universal Studio yang produseri Chris Melandandri, sosok penting dibalik kesuksesan film animasi Ice Age: The Meltdown dan Horton Hears A Who. Menyaksikan ekstranya di layar bioskop saja sudah membuat saya tergerak, dan melingkari hari untuk menontonnya.

Makanya begitu muncul, meski kantong menipis, karena film ini muncul ditengah bulan, setelah berhitung cermat, saya memberanikan diri mendatangi loket, dan memilih bangku deretan belakang tengah, biar pol menontonnya. Dan kali ini tanpa popcorn dan minuman ringan, maklum bokek.

Gru (suara Steve Carell) adalah penjahat yang tumbuh tanpa kasih sayang. Hidupnya hanya dipenuhi dengan obsesi, tercatat sebagai kriminal terbesar dalam sejarah manusia.

Temannya hanya minions, ribuan makhluk kecil berbulu kuning yang memenuhi ruang bawah tanahnya, dan Dr Nefario (suara oleh Russel Brand), pencipta berbagai alat dan mesin bagi Gru dalam menjalankan aktifitas kejahatannya. Gru tumbuh dari ibu tunggal (suara oleh Julie Andrews), yang tak pernah mencurahkan perhatian dan kasihnya pada sang anak. Makanya Gru pun tumbuh menjadi sosok dingin, nyaris tanpa cinta.

Diawal film terlihat betapa tanpa rasanya Gru. Seorang anak kecil menangis, karena es krim yang tengah dikulumnya jatuh. Gru menghampiri sang anak, lalu membuat balon yang dibentuknya seperti kuda. Sang anak gembira bukan kepalang, tapi yang dilakukan Gru sesudahnya, sungguh diluar dugaan, Gru meledakan balon dengan jarum, lalu dia pergi dengan senyum sinis, diikuti tatapan nelangsa si kecil. Gru gundah mendapatkan kabar Piramid dicuri. Pelakunya adalah pendatang baru, bernama Vector (suara oleh Jason Segel). Dia merasa dilecehkan sebagai kriminal nomor satu.

Dia pun bertekad untuk mengalahkan aksi itu dengan pencurian yang lebih besar, yakni mencuri bulan. Bersama si Dokter dan pasukan Minionsnya, dia mencuri alat yang bisa membuat kecil benda dari sebuah pangkalan militer. Baru saja mendapatkan senjata itu, Vector mencurinya. Gru pun mencoba mengambilnya kembali.

Tapi rumah Vector sangat sulit ditembus. Segala daya upaya untuk mendapatkan benda pengecil selalu gagal. Tapi ada pemandangan menarik yang mendatangkan ide bagaimana memasuki rumah Vector, yakni tiga gadis kecil penjual kue dari panti asuhan, Margo (suara oleh Miranda Cosgrove), Edith (suara oleh Dana Gaier) dan Agnes (suara oleh Elsie Fisher). Tiga gadis cilik yang pernah ditolak Gru ketika mereka menjual kue-kue, ke rumahnya. Hanya pada ketiga orang ini, Vector membuka pintunya.

Gru pun mendatangi panti asuhan dan mengadopsi ketiganya, setelah merayu dan membuat data diri palsu pada Nona Hattie (suara oleh Kristen Wiig). Dari sinilah Gru perlahan-lahan diguyur cinta oleh tatapan polos, dan tingkah polah para pemilik jiwa murni ini. Hidupnya menjadi cerah. Ketiga anak ini memberinya kasih yang tak pernah didapatkannnya.

Meninabobokan, membacakan dongeng sebelum tidur, mencium kening anak angkatnya. Mencuri alat pengecil pun berhasil berkat ketiganya. Tapi guyuran kasih sayang, membuat Gru menjadi lembek, tujuan untuk mencuri bulan tak lagi menjadi tekadnya, hingga Nefario mengingatkan ambisinya. Tanpa sepengetahuan Gru, Nefario meminta panti asuhan menarik kembali ketiga anak perempuan menggemaskan itu. Margo, Edith dan Agnes, terpaksa kembali ke panti asuhan untuk menjual kue Miss Hattie, dan jika jualannya tak mencapai target harus masuk kardus hukuman.

Bulan akhirnya menjadi milik Gru, tapi cintanya pada anak-anak mengalahkan segalanya. Bulan tak lagi menjadi obsesinya, tapi menjadi ayah dengan segudang kasih sayang. Despicable Me, menghibur. Tawa sesekali pecah di ruang bisokop. Ulah ketiga perempuan kecil dan Minions, menjadi penawar sosok Gru yang kering, dan nyaris tanpa humor.

Gru berbicara dengan aksen eropa timur. Dari namanya mungkin dari Rusia. Maklum GRU adalah badan inteljen bekas negara komunis pengganti badan inteljen yang digambarkan kejam dan dingin, KGB. Dan film ini benar-benar menepati janjinya sebagai tontonan untuk segala umur. Untuk 3 D-nya ya begitulah.

Sampai saat ini saya belum merasakan sensasi sebagaimana Avatar besutan James Cameron. Tapi begitu film usai jangan sesekali Anda beranjak dari tempat duduk. Diakhir film berbarengan dengan credit tittle para Minions berada diantara kita, bermain dan keluar dari layar, akibat efek 3 D sesungguhnya. Sayang lampu keburu dinyalakan hingga efek itu tak terasa benar. Keluar dari bioskop, perut saya minta diisi. Sabar, pinta saya pada perut yang berteriak, rumah tinggal selangkah lagi. Saya melirik bulan, Gru telah mengembalikan cahaya paling indah dimalam buta itu pada tempatnya. (yuga aden)

QR Code: Despicable Me, Gru Mencuri Bulan, Gru Mencari Cinta
http://is.gd/723E0N
QR Code